Pasang Iklan Anda di Blog Ini?
Gak Ribet, Langsung Nego Posisi
Info Lebih Lanjut [ Kontak Kami]

Beda Empati dan Simpati

Salah satu kepribadian yang ada di manusia adalah rasa peduli. Misalnya ada teman kamu mendapat musibah nih. Terus, kamu peduli dan ikut merasakan apa yang mereka rasakan. Lalu ini apakah empati atau simpati ya?
Beda Empati dan Simpati
Di berbagai media, juga sering kamu baca kata empati dan simpati. Kita butuh berempati. Saya menaruh simpati. Hmmm, meski ini sepertinya sama. Ternyata ini berbeda loh. Apa perbedaan Simpati dan Empati ini ya?

Ivan Lanin, seorang Wikipediawan bahasa Indonesia menjelaskan setidaknya ada lima hal yang membedakan antara empati dan simpati.

Empati digunakan pada contoh kondisi:

  1. "Saya merasakan apa yang kamu rasakan". Contohnya, kamu sudah pernah kehilangan orang yang dicintai. Kemudian teman kamu juga merasakannya. Maka ini digunakan empati.
  2. Kemampuan memahami kondisi dan perasaan orang lain. Jadi, kamu berempati saat kamu paham akan kondisi dan perasaan orang yang mengalami.
  3. Kamu dapat memahami kondisi orang lain. 
  4. Berkemungkinan juga memiliki pengalaman yang sama terhadap peristiwa yag dialami teman atau orang yang kamu Empati-kan.
  5. Kejadian tersebut menimbulkan pemahaman dan penerimaan kondisi.
Simpati digunakan pada contoh dan kondisi:
  1. "Saya tahu apa yang kamu rasakan". Hanya sekedar tahu, tidak ikut merasakan. Misalnya ada bencana gempa bumi. Bencana besar, ya kita tahu mereka bersedih, tetapi kita sendiri belum pernah merasakan gempa bumi yang sedahsyat itu.
  2. Berupa perasaan kasihan dan berduka pada kemalangan orang lain
  3. Tidak paham akan kondisi korban
  4. Berkemungkinan belum pernah merasakan kondisi tersebut.
  5. Hanya menimbulkan rasa peduli, duka dan belasungkawa.
Nah itulah 5 beda antara simpati dan empati. Sekarang kamu tahu bukan mana yang lebih tepat dan kapan digunakan " Saya turut Simpati atau Saya turut Berempati?".


Loading...

0 Response to "Beda Empati dan Simpati"

Post a Comment