Pasang Iklan Anda di Blog Ini?
Gak Ribet, Langsung Nego Posisi
Info Lebih Lanjut [ Kontak Kami]

Cara Membaca Sertifikat Berlian (GIA)

Ketika Anda membeli berlian, maka Anda akan mendapatkan grading report GIA. Atau lebih dikenal dengan sertifikat GIA. Isi dari sertifikat GIA ini adalah laporan kualitas dan karakteristik berlian yang Anda punya. Bisa dibilang ini adalah ‘KTP’-nya berlian.

Dengan adanya sertifikat GIA ini, maka bisa dipastikan Anda bisa mendapatkan berlian asli dan sesuai dengan harga yang pantas. Penjual berlian tak bisa menipu dengan melebih-lebihkan berliannya. Karena semua sudah tercantum dalam sertifikat GIA tersebut.

Sertifikat GIA ini akan menajdi syarat ketika ingin mengasuransikan perhiasan berlian anda. Terlebih, ketika Anda ingin menjual ulang berlian tersebut. Penting sekali sertifikat ini. Dalam hal ini sertifikat GIA dikeluarkan oleh GIA, lembaga yang dipercaya kredibilitasnya dalam hal perhiasan batu.

Untuk itu, Anda harus bisa membaca sertifikat GIA tersebut. Percuma juga jika Anda hanya membeli berlian dengan sertifikat GIA, tetapi Anda tidak bisa membaca sertifikat GIA tersebut.

Oh iya sebelumnya ada beberapa lembaga lain yang mengeluarkan sertifikat sejenis. Tetapi yang umum dan banyak ditemukan, para penjual dan pengguna perhiasan berlian banyak menggunakan sertifikat GIA. Sebab, sertifikat GIA ini lebih mudah dipahami dan dimengerti dan lebih meng-global. Dalam artian lain, bila Anda bisa membaca sertifikat GIA, bisa dipastikan Anda akan mudah memahami jenis sertifikat berlian lainnya. Karena rata-rata lembaga penerbit sertifikat lain, banyak mengadopsi GIA.

Berikut gambar dari lembaran sertifikat berlian GIA,
sertifikat berlian GIA
Sertifikat GIA untuk Berlian

#1. LEMBAGA PEMERIKSA (GIA)

Bagian header yang menunjukkan lembaga penerbit atau pemeriksa berlian. Pada lampiran gambar di atas terlihat diterbitkan oleh GIA. Sementara itu, untuk lembaga lain yang menerbitkan atau memeriksa berlian tersebut adalah AGS, EGL, HRD dan IGI dll.

Beberapa nama penerbit di atas termasuk lembaga penerbit berlian berkualitas. Bisa dipastikan, harga berlian dengan lembaga pemeriksa di atas harga-nya lebih mahal. Anda bisa menemukan beberapa sertifikat dari appraisal independen. Harga berlian yang ditawarkan biasanya juga lebih murah. Tetapi, disarankan, berhati-hatilah jika membeli berlian dibeli dari sertifikat yang ‘amatir’. Tentu saja, berlian berkualitas akan diperiksa oleh lembaga yang berkelas. Bila Anda pembeli pemula dan tidak begitu tahu dengan berlian, disarankan membeli berlian dengan sertifikat AGS atau GIA.

#2. TANGGAL, NOMOR REGISTRASI, BENTUK BERLIAN DAN UKURANNYA.

Pada bagian ini tercantum tanggal berlian. Semakin update tanggal tersebut, artinya berlian tersebut baru saja melewati tes pemeriksaan. Pastinya, kualitas berlian akan semakin akurat. Disarankan membeli berlian baru dalam tanggal di bawah dua tahun tanggal tersebut. Lain cerita jika membeli berlian ‘second-hand’. Wajar saja tahun sertifikat lebih lama, tergantung pemilik pertamanya. Saat membeli berlian bekas, Anda harus super teliti terhadap berlian dan ‘ikatan’nya. Misalkan berlian pada cincin, liontin dll. Periksa ‘ikatan’ berlian tersebut dengan seksama.

Nomor registrasi berlian, bisa diperhatikan berupa angka yang berisi nomor pendaftaran pemeriksaan dan verifikasi sertifikat. Berikutnya juga terdapat shape atau bentuk berlian. Pada bagian ini akan ditulis bentuk fisik berlian dengan skala 1:100 mm.

#3. 4C BERLIAN

Pada bagian nomor 3 tersebut dijelaskan kualitas 4C berlian. 4C yang dimaksud adalah carat, colour, clarity dan cut. Maksudnya di sana akan diberikan deskripsi karat (satuan berlian), warna, kejernihan dan bentuk pemotongan berlian.

Bagian ini penting untuk diidentifikasi dan disamakan dengan fisik berlian yang akan anda beli.

#4. INFORMASI TAMBAHAN GRADE BERLIAN

Hasil akhir pemolesan berlian bergantung pada kualitas memoles dan simetris atau tidaknya pemotongan. Sebab hal ini akan menentukan bagaimana pantulan dan biasan cahaya sehingga berpengaruh pada kilau berlian.

Maksud pemolesan berlian adalah bagaimana halus dan ratanya permukaan berlian. Pemolesan yang baik akan menghasilkan sudut yang tegas dengan bentuk permukaan yang rata dan halus.

Sementara sifat fluorescence di berlian adalah menunjukkan kanduangan fluor dan fosfor pada berlian. Ini yang menghasilkan pancaran warna biru saat berlian ditembak dengan sinar UV.

Inskripsi Berlian menunjukkan nomor registrasi berlian. Pada perhiasan tersebut akan terdapat tulisan kecil yang angkanya sama dengan inskripsi ini. Perhatikan gambar di bawah ini.


Berikutnya “Comment” yang menjelaskan catatan tambahan berlian. Misalnya cacat, zat pengikut atau kotoran pada berlian.

#5. DIAGRAM BERLIAN

Clarity atau kejernihan berlian hampir sama dengan sidik jari. Ini adalah hal yang berbeda antara 2 berlian. Diagram Berlian pada sertifikat GIA ini akan memberikan deskripsi graphic tentang kejernihan berlian.

Biasanya bila terdapat cacat bawaan pada berlian akan diberikan tanda hijau. Untuk zat pengotor atau zat pengikut, akan diberikan warna merah.

Bagian atas diagram Clarity juga dilengkapi dengan proporsi pemotongan berlian. Diberikan berupa persentase dan sudut. Bisa diperhatikan gambar di bawah ini.

Arti dari Proporsi Cut Berlian dalam persentase adalah perbandingan dpanjang diameter berlian. Misalkan proporsi tersebut 58%. Ini berarti lebar table 5,8 mm jika berlian anda bediameter 10 mm. Hal yang sama juga termasuk lebar diameter, tinggi berlian. Oh,iya tinggi berlian diukur dari tinggi Crown, tinggi pavillion dan tebal griddle.

Coba perhatikan gambar di bawah ini.

Jika kita jumlahkan persentase tinggi crown, tebal girdle dan tinggi pavillion, 13.5% + 3.5% + 44.0% = 61%. Namun pada grafik persentase tinggi berlian adalah 61.3%. Terjadi selisih angka sebesar 0.3%. Hal ini menunjukkan adanya ketidaksimetrisan potongan berlian. Angkanya sangat kecil. Yang apabila kita konversikan ke dalam satuan metrik, adalah 0.03 mm, dengan asumsi lebar diameter berlian adalah 10 mm. Ketidaksimetrisan tersebut bisa terjadi di bagian table, tidak sejajarnya table dengan girdle, atau girdle yang bergelombang, tidak membentuk garis lurus.

Nah dari contoh tersebut bisa diperhatikan, bagaimana telitinya GIA melaporkan sebuah berlian. Inilah sebabnya betapa pentingnya memiliki sertifikat ketika Anda membeli berlian. Baca juga: Cara Mudah Membedakan Berlian Asli dan Berlian Palsu

Loading...

0 Response to "Cara Membaca Sertifikat Berlian (GIA)"

Post a Comment